Kamis, 13 Agustus 2020

H-(30) memposting poster tentang keistimewaan yang terdapat di hari Jum'at

 

Sungguh banyak keistimewaan hari Jum'at.

بلِّغُوا عَنِّى وَلَوْ آيَةً
“Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat” (HR. Bukhari)
#KKL-DR IAIN PADANGSIDIMPUAN 2020

H-(29) memposting poster tentang moderasi beragama

 

Shalat yang dilakukan ketika matahari tenggelam, itulah shalat ny orang munafik.
Dalam hadits Anas disebutkan bahwa Rasulullah bersabda:"itulah shalatnya orang munafik.ia duduk menanti matahari diantara dua tanduk setan.lalu Ia berdiri dan melaksanakan shalat empat rakaat dengan cepat. Tidaklah ia mengingat Allah kecuali sedikit (H.R. Muslim no 622)
#KKL-DR IAIN PADANGSIDIMPUAN 2020

H-(28) memposting poster tentang pendidikan dakwah dan keagamaan

 

Jika seseorang hanya berdoa, tetapi belum berusaha, ia berarti tidak sepenuhnya hendak mengubah nasib. Sebaliknya,usaha tanpa doa berarti melupakan hakikat bahwa manusia tidak berkuasa atas apa pun, kecuali atas izin Seharusnya antara usaha ikhtiar dan doa harus d barengi.jika kita sudah melakukan ketiga nya kita hanya bisa bertawakal kepada Allah SWT,berserah diri kepada Allah.
لَا حَوْلَ وَ لَا قُوَّةَ اِلَّا بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ
"Tiada daya dan tiada upaya selain dari pertolongan Allah SWT yang Maha tinggi dan Maha agung"
Tema: pendidikan dakwah dan keagamaan
#KKL-DR IAIN PADANGSIDIMPUAN 2020

H-(27) memposting poster tentang apotik hidup

 

Saat ini, tanaman herbal banyak dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai salah satu cara untuk membantu pencegahan infeksi virus corona atau COVID-19. Beberapa tanaman herbal yang umum dikonsumsi oleh masyarakat adalah kunyit dan temulawak.

Dekan Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung (ITB), Daryono Hadi Tjahjono menjelaskan bahwa kunyit (Curcuma longa L) mengandung senyawa metabolit. Senyawa ini merupakan bahan alam berupa kurkumin yang dilaporkan memiliki potensi terapeutik yang beragam seperti antibiotik, antivirus, antioksidan, antikanker, dan untuk penanganan penyakit Alzheimer.

"Kurkumin atau turunannya yaitu kurkuminoid, juga terdapat pada temulawak, jahe, dan tanaman sejenis. Selain senyawa kurkuminoid, terdapat puluhan senyawa kimia lain yang terkandung di dalam tanaman tersebut," kata Daryono.
#KKL-DR IAIN PADANGSIDIMPUAN 2020

H-(26) memposting poster tentang pemberdayaan ekonomi ummat di era new normal

 

Ikan asin adalah ikan yang ditambahi garam dan kemudian di jemur diterik matahari sampai kering. itulah perekonomian masyarakat di desa pasar V Natal karena sebagian besar mata pencaharian masyarakat setempat adalah nelayan (menangkap ikan).


Mereka membudidayakan ikan kering dan ikan basah.karena mengingat situasi dan kondisi saat sekarang ini(covid-19) perekonomian masyarakat harus bisa diselamatkan,di pertahankan ataupun untuk ditingkatkan setelah menurunnya ekonomi masyarakat akibat dari wabah virus Corona.


Mereka melakukan pemasaran/penjualan ikan asin tersebut secara langsung dan juga secara online(online shop).

H-(25) memposting poster tentang relasi agama dan sains

 

Allah menurunkan kitab Al-Qur’an ini pada bulan yang mulia ini, bulan Ramadhan. Al-Quran merupakan mukjizat terbesar yang telah diturunkan oleh Allah SWT yang berfungsi sebagai petunjuk bagi umat manusia (Huudan Lin Naas) sekaligus pemberi kabar peringatan bagi umat manusia yang ingkar terhadap kebenaran Al-Qur’an.


Dari sisi keilmuan, bukti bahwa tidak ditemukan satupun keraguan (Laa Roiba Fiihi) di dalam Al-Qur’an semakin terkuak dari hari ke hari seiring dengan kemajuan ilmu teknologi yang dikuasai oleh umat manusia. Salah satu sisi keakurasian Al-Quran dalam berbicara mengenai laut dan samudera terlihat juga dari perbandingan jumlah ayat.

Dalam Alquran terdapat 32 ayat yang menyebut kata 'laut'. Sedang kata 'darat' terkandung dalam 13 ayat Alquran. Jika dijumlahkan, keduanya menjadi 45 ayat. Angka 32 itu sama dengan 71,11 persen dari 45. Sedang 13 itu identik dengan 28,22 persen dari 45. Berdasarkan ilmu hitungan sains, ternyata memang 71,11 persen bumi ini berupa lautan dan 28,88 persen berupa daratan.
Tema: Relasi agama dan sains
#KKL-DR IAIN PADANGSIDIMPUAN 2020

H-(24) memposting poster tentang relasi agama dan sains

 

Menurut ahli astronomi, matahari bergerak dengan kecepatan 720.000 km/jam ke arah bintang Vega dalam sebuah garis edar yang dinamakan Solar Apex. Ini berarti matahari bergerak sejauh 17.280.000 kilometer dalam sehari.

Selain matahari, semua planet dan satelit dalam sistem gravitasi matahari juga berjalan dalam jarak ini. Semua bintang yang ada di alam semesta pun sama.

Fenomena tatasurya dan garis edar ini sudah tertulis di dalam Al-Quran, antara lain di dalam Surah Al-Anbiya’ ayat 33.

Tema: relasi agama dan sains
#KKL-DR IAIN PADANGSIDIMPUAN 2020

H-(23) memposting poster tentang pendidikan dakwah dan keagamaan

 

Allah menciptakan pohon dengan segudang manfaat untuk kelestarian alam dan keberlangsungan hidup seluruh makhluk.Gas yang kita hirup setiap saat merupakan produksi dari pohon.

Pohon juga berfungsi sebagai menyerap gas Karbondioksida (CO) dan gas beracun lainnya. Pohon juga memiliki peran sebagai penampungan air alami dengan jumlah yang tidak sedikit.

Data Statistik Kemenhut menunjukkan hutan di Indonesia mencapai 9,96 juta hektar atau sekitar 52, 3% luas wilayah Indonesia. Tapi, luas itu kian hari kian menyusut akibat pengalihan fungsi dan pembalakan liar.

Kemajuan teknologi dan kehidupan yang terus berkembang menjadikan kebutuhan manusia pun bertambah. Pohon-pohon ditembangi untuk kepentingan permukiman dan industri. Tidak sedikit pula terjadi pembalakan liar (illegal logging) yang menambah berkurangnya lahan hijau.

Sehingga dapat kita katakan, jika tidak bisa menanam, janganlah menebang. Jika sudah bisa menanam, jangan menebang melebihi apa yang sudah ditanam.
Tema: pendidikan dakwah dan keagamaan

#KKL-DR IAIN PADANGSIDIMPUAN 2020

Rabu, 12 Agustus 2020

H-22 Memposting poster tentang perekonomian umat di era new normal dan relasi agama dan kesehatan

Harta adalah segala sesuatu yang memiliki nilai jual(berharga) yang apabila rusak maka wajib hukumnya untuk mengganti. Jadi, segala sesuatu yang menurut kita berharga itu adalah harta, lalu bagaimana dalam pandangan islam dan etika mencari harta yang halal?

Sebenarnya mengenai pengertian harta dalam islam sama saja dengan penjelasan diatas yang membedakan hanyalah bagaimana etika mencari harta halal dan apa harta halal tersebut. Harta halal dalam islam itu tergantung pada bagaimana cara mencari harta tersebut, kalau mencarinya dengan cara merugikan orang lain pastilah harta tersebut bukan termasuk harta halal. Karena, mencari harta halal ada etikanya seperti hadits nabi:

Dari Rifa’ah bin Rafi’ RA, Sesungguhnya Nabi SAW ditanya: apa pekerjaan yang paling utama atau baik?. Rasul menjawab: “Pekerjaan seorang laki-laki dengan tanganya dan setiap jual beli yang baik.(HR al bazar dan dibenarkan al hakim)

#KKL-DRIAINPADANGSIDIMPUAN2020



Kesehatan dalam ajaran Islam selalu menekankan agar setiap orang memakan makanan yang baik dan halal sebagaimana Firman Allah yang artinya: “wahai sekalian manusia, makanlah makanan yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi.
Wahai orang-orang yang beriman, makanlah dari apa yang baik-baik yang Kami rezekikan kepadamu (Al-Baqarah . Ayat 168)
#KKL-DRIAINPADANGSIDIMPUAN2020


H-21 Yasinan Thausiah Serta Doa Bersama Agar Terhindar Dari Virus Covid-19

 Untuk melaksanakan tema yang terdapat dalam panduan pelaksanaan KKL-DR IAIN Padangsidimpuan kami peserta KKL Pasar V Natal melaksanakan pengajian yang biasanya disebut sebagai malam yasinan yang rutinnya dilaksanakan pada malam Jum'at. dalam pengajian tersebut peserta KKL tidak hanya melakukan pembacaan yasin akan tetapi diiringi dengan thausiah agama terkait dengan pandangan islam dalam menjalankan ibadah kepada Allah ditengah-tengah Pandemi Covid-19. Dengan kegiatan ini tentunya Kami dan Kita secara keseluruhan berharap agar Virus ini cepat berlalu dari bumi ini untuk menjaga keselamatan umat diseluruh dunia terutama Indonesia.







Kegiatan ini merupakan kegiatan yang sangat didukung penuh oleh masyarakat setempat karena sebelumnya jenis kegiatan ini belum pernah di praktikkan di Desa Pasar V Natal ini. Dengan hal ini kami sebagai peserta KKL berharap penuh kepada masyarakat Desa Pasar V Natal dan kepada seluruh masyarakat di daerah mana pun pada umumnya untuk terus melaksanakan kegiatan ini menjadi kegiatan yang rutin minggunya (malam Jum'at). Mengingat begitu banyaknya manfaat yang akan kita jumpai dan kita rasakan ketika kegiatan ini dilaksanakan.












 Dalam hal tema peserta KKL mengangkat tema Pendidikan dan Dakwah Islam Di Era New Normal dengan fokus pembahasan adalah pelaksanaan ibadah dan thausiah di masa Pandemi Covid-19. Kegiatan ini dihadiri oleh masyarakat Pasar V Natal mulai dari anak-anak, ibu/bapak-bapak, remaja Masjid serta Imam Besar Masjid. Dengan pemateri thausiah adalah Buya Indal dan perangkat penunjang seperti MC, Pemandu Yasian, Baca AL-Qur'an serta Pembaca Doa diambil alih oleh peserta KKL.  










Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

وَمَا اجْتَمَعَ قَوْمٌ فِى بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللَّهِ يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَيَتَدَارَسُونَهُ بَيْنَهُمْ إِلاَّ نَزَلَتْ عَلَيْهِمُ السَّكِينَةُ وَغَشِيَتْهُمُ الرَّحْمَةُ وَحَفَّتْهُمُ الْمَلاَئِكَةُ وَذَكَرَهُمُ اللَّهُ فِيمَنْ عِنْدَه

“Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah dari rumah-rumah Allah (masjid) membaca Kitabullah dan saling mempelajarinya, melainkan akan turun kepada mereka sakinah (ketenangan), mereka akan dinaungi rahmat, mereka akan dilingkupi para malaikat dan Allah akan menyebut-nyebut mereka di sisi para makhluk yang dimuliakan di sisi-Nya.(H.R.Muslim no 269)


H-20 Edukasi dan Pembagian Masker

    Edukasi pencegahan virus corona masih terus dilakukan baik dari pusat WHO pemerintahan di masing-masing negara (indonesia) maupun masyarakat awam pada umumnya. Berbagai cara telah dilakukan oleh semua pihak dalam mencegah penularan virus covid-19 ini, data terakhir orang-orang yang terjangkit virus ini khususnya di indonesia adalah tertanggal 3 agustus 2020 yaitu terhitung 113.134 Orang. Tentunya angka ini menunjukkan masih tingginya penyebaran serta penularan virus cor i data yang kami himpun (CNN Indonesia) salah satu penyebab masih terjadinya penularan covid-19 ini adalah kurangnya kesadaran dari masyarakat dalam memperhatikan kebersihan, baik kebersihan lingkungan maupun kebersihan pada diri sendiri. Masalah yang paling urgen adalah masih tingginya angka orang-orang yang tidak menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan standar WHO. Terutama dalam hal penggunaan masker di luar lingkungan.









     Dari data tersebut kami dapat mengambil kesimpulan dan melakukan suatu pendampingan atau pun edukasi serta pembagian masker kepada masyarakat di lingkungan setempat (lingkungan KKLPasar V Natal) guna mencegah penularan virus corona ini, mengingat masyarakat di desa Pasar V Natal ini masih kurang memahami bagaimana melaksanakan protokol tersebut dan juga dalam menerapkan protokol kesehatan. tentu saja hal ini membuat kami sebagai peserta KKL di desa setempat peduli terhadap kondisi tersebut.












H-19 Pendidikan Dakwah Islam (Keutamaan Puasa Sunnah di Bulan Dzulhijjah)

 



Puasa di bulan Dzulhijjah dapat dilakukan pada sembilan hari menjelang idul adha yang dirayakan setiap tanggal 10 Dzulhijjah. Dalam 9 hari itu terdapat puasa tarwiyah pada 8 Dzulhijjah dan puasa arafah pada 9 Dzulhijjah.



Yang dimaksud dengan puasa arafah adalah puasa yang dilaksanakan pada hari arafah (saat jamaah haji melakukan wukuf dipadang arafah). Sementara puasa tarwiyah adalah puasa yang dilaksanakan pada hari tarwiyah, yakni 8 Dzulhijjah hari sebelum hari wukuf.






Adapun keutamaan puasa arafah adalah dihapuskan segala dosa selama 1 tahun yang lalu dan setahun yang akan datang dijaga Allah untuk tidak berbuat dosa atau maksiat.




Adapun keutamaan yang terdapat pada puasa sunnah tarwiyah yaitu :

  • Barang siapa yang menjalankan puasa tarwiyah akan dihapus dosa 1 tahun yang lalu yang telah terlewati.
  • Sedangkan yang berpuasa di hari arafah akan dihapus dosa 2 tahun (1 tahun yang lalu dan 1 tahun yang akan datang).
  • Dan yang melaksanakan dua puasa ini akan dianugrahi oleh Allah SWT dengan 10 macam kemuliaan, yaitu :  
  1. Allah akan memberi keberkahan pada kehidupannya.
  2. Allah akan menjamin kehidupan rumah tangganya.
  3. Allah akan menambah harta.
  4. Allah akan membersihkan dirinya dari segala dosa dan segala kesalahan yang lalu.
  5. Allah akan melipat gandakan amal dan ibadahnya.
  6. Allah akan menerangi kubur nya selama didalam barzah.
  7. Allah akan memudahkan kematiaanya.
  8. Allah akan memberatkan timbangan amal baiknya di padang masyar.
  9. Allah akan menyelamatkannya dari kejatuhan kedudukannya di dunia.
  10. Allah akan menaikkan martabatnya di sisi Allah SWT.

H-18 Moderasi Beragama Dalam Islam

 


      Moderasi beragama adalah cara pandang kita dalam beragama secara moderat, yakni memahami dan mengamalkan ajaran agama dengan tidak ekstrem, baik ekstrem kanan maupun ekstrem kiri. Yang dimaksud dengan ekstrem yaitu tidak terpaku pada satu tumpuan yakni pada kutub kanan yang sangat kaku dalam beragama. Memahami ajaran agama dengan membuang jauh-jauh penggunaan akal. 


 

  Dalam artian sempitnya, Moderasi beragama adalah memahami agama secara keseluruhan tanpa ada rasa saling menyalahkan antara satu dengan yang lainnya. Moderasi beragama juga diartikan dengan membuang rasa ego dalam memahami agama.

      Moderasi beragama ini tentunya sangat perlu diindahkan mengingat Negara Indonesia terdiri dari beberapa agama, suku ras dan budaya. Tentunya hal ini akan rentan terjadinya konflik jika kita tidak menerapkan sistem bermoderasi dalam beragama.  Maka untuk menerapkan hal ini yang juga merupakan salah satu tema KKL DR IAIN Padangsidimpuan kami sebagai peserta dituntut untuk dapat memberikan edukasi yang inovatif kepada masyarakat guna masyarakat dapat memahami dan menerapkan apa yang kami berikan.

H-17 Pendidikan Dakwah dan Keagamaan Islam

                                   


     Qur'ban merupakan segala sesuatu yang digunakan untuk mendekatkan diri kepada Allah baik berupa hewan sembelihan maupun yang lainnya. Dalam bahasa Arab, hewan qurban disebut juga dengan istilah udh-hiyah atau adh-dhahiyah, dengan bentuk jamaknya al-adhaahi. Kata ini diambil dari kata dhuha, yaitu waktu matahari mulai tegak yang disyaraiatkan untuk melakukan penyembelihan kurban, yakni kira-kira pukul 07.00-10.00.


                                    

     Udh-hiyah adalah hewan qurban (unta, sapi, dan kambing) yang disembelih pada hari raya Qurban dan hari-hari tasyriq sebagai taqarrub (pendekatan diri) kepada Allah (Sayyid Sabiq, Fikih Sunnah). Pada kesempatan ini peserta KKL berkontribusi secara langsung dengan masyarakat dalam melaksanakan ibadah Qurban yang dilaksanakan di masing-masing daerah terkhusus daerah Pasar V Natal pada hari Sabtu 1 Agustus 2020.







H-16 Tata Cara Pelaksanaan Sholat Idul Adha Dalam Situasi Pendemi Covid-19

 


    
Dalam perayaan idul Adha pada 10 Dzulhijjah setiap tahunnya, ummat islam menggelar sholad Id 2 rakaat, kemudian di ikuti dengan penyembelihan hewan kurban. Dalam masa pendemi Covid-19 menuju New Normal, Sholat idul adha dapat dikerjakan di tanah lapang (Mesjid) dengan memenuhi kriteria yang telah ditetapkan pemerintah. Sebagian besar ulama berpendapat bahwa hukum sholat idul adha adalah sunnah muakkadah atau sunnah yang ditekankan pekerjaannya. 
 Tata cara sholat idul Adha:
     sholat Idul Adha, seperti sholat idul fitri yang dikerjakan 2 rakaat, perbedaannya dengan sholat sunnah lain adalah niat dan jumlah takbir dalam setiap rakaat sholat idul adha,
 adapun tata cara nya sebagai berikut:
1. membaca niat sholat idul adha
2. takbiratulihram
3. membaca doa iftitah
4. takbir 7x rakaat pertama
5. membaca surah al-fatihah
6. Membaca salah satu surah atau ayat pendek
7. Ruku'
8. iktidal
9. sujud pertama
10. duduk di antara dua sujud
11. sujud kedua
12. duduk sejenak sebelum bangkit mengerjakan rakaat kedua
13. takbir 5x untuk rakaat kedua
14. membaca surah alfatihah
15. membaca surah pendek
16. rukuk
17. iktidal
18. sujud pertama
19. duduk di antara dua sujud
20. sujud kedua
21. duduk tasyahud akhir
22. salam


    Adapun penyelenggaraan sholat idul adha juga diminta untuk memberikan himbauan kepada masyarakat tentang protokol kesehatan pada pelaksanaan sholat yang dilaksanakan. adapun protokol tersebut meliputi hal-hal sebagai berikut:
~ jamaah dalam kondisi sehat
~membawa sajadah atau alas sholat masing-masing
~menggunakan masker sejak kelur rumah dan selama berada di era tempat pelaksanaan
~menjaga kebersihan tangan dengan sering mencuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer
~mengindari kontak fisik, seperti bersalaman atau berpelukan 
~menjaga jarak antar jamaah minimal 1 Meter

H-15 Pemberdayaan Ekonomi Ummat Di Era New Normal.

 




         Disaat situasi pendemi ini masyarakat dituntut untuk terus mempertahankan ekonomi agar kelangsungan hidup terus berjalan mengingat situasi ini membuat runtuhnya perekonomian di dunia, seperti negara tetangga singapura dan juga thailand yang sudah terjadinya rasism ekonomi. Kemungkinan hal yang sama akan terjadi di indonesia jika kita tidak mempertahankan ekonomi kita mulai dari sekarang. Maka dari itu perlunya pemberdayaan ekonomi di saat ini (pemberdayaan ekonomi di era New Normal). Seperi halnya yang di tetapkan oleh lembaga pengembangan dan pemberdayaan masyarakat (LPPM) di dalam tema yang terdapat dalam surat edaran panduan KKL-DR 2020. Peserta KKL diminta untuk melakukan edukasi atau perdampingan serta melakukan pengembangan terhadap tema yang telah ditetapkan tersebut kepada masyaraka    
 dayaan ekonomi yang dimaksud melauli sistem digital dan sistem manual sesuai situasi dan kondisi masing-masing daerah. Maka hal inilah yang kami lakukan sebagai peserta KKL pasar V natal dalam melaksanakan tema yang telah dijelaskan sebelumnya seperti: olshop dan penjualan secara langsung. Jenis pemberdayaan ekonomi di pasar V natal yaitu mulai dari (perikanan, kelapa, kelapa sawit, pinang, aneka buah-buahan, aneka ragam masakan dari jenis lokan.




 
    #KKL_IAIN_PADANGSIDIMPUAN2020.
    #PASAR_V_NATAL.
    #PEMBERDAYAAN_EKONOMI_DI_ERA_NEW_NORMAL.

H-14 Membuat poster postingan tentang pentingnya pendidikan penanaman aqidah sejak dini bagi anak

 Pendidikan rumah keluarga muslim. Didikan tersebut bukan menunggu dari pengajaran di sekolah atau di taman pembelajaran Al Qur’an (TPA). Namun sejak di rumah, orang tua sepatutnya sudah mendidik anak tentang akidah dan cara beribadah yang benar. Kalau memang orang tua tidak bisa mendidik demikian, hendaklah anak diarahkan ke pre-school atau sekolah yang Islami sehingga ia sudah punya bekal agama sejak kecil. Setiap orang tua tentu sangat menginginkan sekali anak penyejuk mata.



Dalam Al Mawsu’ah Al Fiqhiyyah (13: 11) disebutkan, “Bapak dan ibu serta seorang wali dari anak hendaknya sudah mengajarkan sejak dini hal-hal yang diperlukan anak ketika ia baligh nanti. Hendaklah anak sudah diajarkan akidah yang benar mengenai keimanan kepada Allah, malaikat, Al Qur’an, Rasul dan hari akhir. Begitu pula hendaknya anak diajarkan ibadah yang benar. Anak semestinya diarahkan untuk mengerti shalat, puasa, thoharoh (bersuci) dan semacamnya.”


H-13 Ceramah Agama Islam bersama ustadz Zamidar Hafidzahullahu Ta'ala di masjid Afdhalul Iman pasar V Natal

 وَعَنْ أَبِي وَاقِدٍ الحَارِثِ بْنِ عَوْفٍ – رَضِيَ اللهُ عَنْهُ – : أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – بَيْنَمَا هُوَ جَالِسٌ في المَسْجِدِ ، والنَّاسُ مَعَهُ ، إذْ أقْبَلَ ثَلاثَةُ نَفَرٍ ، فأقْبَلَ اثْنَانِ إِلَى رسُولِ اللهِ- صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – ، وَذَهَبَ واحِدٌ ؛ فَوَقَفَا عَلَى رسولِ الله – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – . فأمَّا أحَدُهُما فَرَأَى فُرْجةً في الحَلْقَةِ فَجَلَسَ فِيهَا ، وَأمَّا الآخرُ فَجَلَسَ خَلْفَهُمْ ، وأمَّا الثَّالثُ فأدْبَرَ ذاهِباً . فَلَمَّا فَرَغَ رَسُولُ الله – صلى الله عليه وسلم – ، قَالَ : (( ألاَ أُخْبِرُكُمْ عَنِ النَّفَرِ الثَّلاَثَةِ : أَمَّا أَحَدُهُمْ فَأوَى إِلَى اللهِ فآوَاهُ اللهُ إِلَيْهِ . وَأمَّا الآخَرُ فاسْتَحْيَى فَاسْتَحْيَى اللهُ مِنْهُ ، وأمّا الآخَرُ ، فَأعْرَضَ ، فَأَعْرَضَ اللهُ عَنْهُ )) . مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ

Dari Abu Waqid Al-Harits bin ‘Auf radhiyallahu ‘anhubahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika sedang duduk di masjid dan orang-orang sedang bersamanya, tiba-tiba datanglah tiga orang. Maka dua orang menghampiri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sedangkan yang satu pergi. Lalu kedua orang tua itu berdiri di depan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Salah satunya melihat tempat yang kosong di perkumpulan tersebut, maka ia duduk di sana. Sedangkan yang satu lagi, duduk di belakang mereka. Adapun orang yang ketiga pergi. Maka ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallamselesai, beliau berkata, “Maukah aku beritahukan kepada kalian tentang tiga orang? Yang pertama, ia berlindung kepada Allah, maka Allah pun melindunginya. Yang kedua, ia malu, maka Allah pun malu terhadapnya. Sedangkan yang ketiga, ia berpaling maka Allah pun berpaling darinya.” (Muttafaqun ‘alaih. HR. Bukhari, no. 66 dan Muslim, no. 2176)

 

Faedah Hadits

  1. Majelis dzikir adalah halaqah ilmu yang berada di dalam rumah Allah untuk belajar dan mengajarkan agama.
  2. Hidupnya ilmu adalah dengan mempelajarinya dan menyebarkannya di tengah kaum muslimin.
  3. Hadits ini menunjukkan keutamaan orang yang terus menerus berada dalam halaqah ilmu dan dzikir.
  4. Disunnahkan penuntut ilmu itu duduk dalam majelis sesuai dengan tempat yang ia peroleh.
  5. Disunnahkan untuk orang yang melihat tempat yang kosong dalam majelis untuk duduk menutupi kekosongan tempat tersebut sebagaimana dorongan pula untuk merapatkan shaf dalam shalat.
  6. Disunnahkan membuat lingkaran untuk majelis ilmu dan dzikir.
  7. Dianjurkan untuk saling berlomba dalam melakukan kebaikan.
  8. Siapa yang duluan mendapatkan tempat, dialah yang berhak mendapatkan tempat tersebut daripada orang lain.



H-12 Mengajar Al Qur'an bersama anak2 di pasar V Natal

 Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mengerjakan salat dan menafkahkan sebahagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi, agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri”.

(Faathir:29-30).




Dalam kitab Shahihnya, Imam Al-Bukhari meriwayatkan sebuah hadits dari Hajjaj bin Minhal dari Syu’bah dari Alqamah bin Martsad dari Sa’ad bin Ubaidah dari Abu Abdirrahman As-Sulami dari Utsman bin Affan Radhiyallahu Anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,
خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ .
“Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur`an dan mengajarkannya.”

Masih dalam hadits riwayat Al-Bukhari dari Utsman bin Affan, tetapi dalam redaksi yang agak berbeda, disebutkan bahwa Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,
إِنَّ أَفْضَلَكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ .
“Sesungguhnya orang yang paling utama di antara kalian adalah yang belajar Al-Qur`an dan mengajarkannya.”
Dalam dua hadits di atas, terdapat dua amalan yang dapat membuat seorang muslim menjadi yang terbaik di antara saudara-saudaranya sesama muslim lainnya, yaitu belajar Al-Qur`an dan mengajarkan Al-Qur`an.  Tentu, baik belajar ataupun mengajar yang dapat membuat seseorang menjadi yang terbaik di sini, tidak bisa lepas dari keutamaan Al-Qur`an itu sendiri.  Al-Qur`an adalah kalam Allah, firman-firman-Nya yang diturunkan kepada Nabi-Nya melalui perantara Malaikat Jibril Alaihissalam. Al-Qur`an adalah sumber pertama dan acuan utama dalam ajaran Islam.  Karena keutamaan yang tinggi inilah, yang membuat Abu Abdirrahman As-Sulami –salah seorang yang meriwayatkan hadits ini– rela belajar dan mengajarkan Al-Qur`an sejak zaman Utsman bin Affan hingga masa Al-Hajjaj bin Yusuf Ats-Tsaqafi.



Hadis ini menunjukkan akan keutamaan membaca Alquran. Suatu ketika Sufyan Tsauri ditanya, manakah yang engkau cintai orang yang berperang atau yang membaca Alquran? Ia berkata, membaca Alquran, karena Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Alquran dan mengajarkannya kepada orang lain”. Imam Abu Abdurrahman As-Sulami tetap mengajarkan Alquran selama empat puluh tahun di mesjid agung Kufah disebabkan karena ia telah mendengar hadis ini. Setiap kali ia meriwayatkan hadis ini, selalu berkata: “Inilah yang mendudukkan aku di kursi ini”.




Poster kegiatan H-1-30

Poster kegiatan...